pegang – genggam – erat – abadi

Selamat Tinggal


tahun 2014, 2015 menjadi saksi bisu dimana semua diluar kendali. beberapa kali jatuh dan sekuat tenaga bangkit. jawaban doa doa yang tak sengaja terucap akhirnya dikabulkan. kehilangan seorang ayah yang menjadi saat tersedih. keadaan terberat dihidupku.

tapi,

rasa syukur juga banyak terucap. ada ikatan yang terputus dikembalikan dengan menguatnya ikatan yang sudah ada. kehadiran teman dekat yang sangat membantu bangkit. sosok ibu dan kakak yang selalu ada. dan memasuki suasana baru yang perlahan dapat kuterima.

terimakasih kepada indra, natalia, shelly, princa, khanza, rena dan udin yang masih menemani. menghibur dan disisi. walaupun berpisah tetapi masih menjadi prioritas.

tentu saja rasa syukur tetap ada karena hadirnya sosok ibu dan kakak.

ini pernyataan, aku benar benar menyayangi mereka.

semoga tetap terjalin

dan selamat tinggal 2015, musibah dan anugerah. akan selalu terkenang..

Iklan

?


arti

makna

masih tidak mengerti

dari sudut mana aku harus melihat ?

 

apa yang kuinginkan ?

apa yang kubutuhkan ?

meredup, bukan dalam jangkauanku

apa yang salah ?

 

adakah yang mengerti ?

adakah yang menemukan jawaban ?

adakah yang mau memberitahuku ?

siapa sebenarnya aku ini ?

 


Sesal dan kekecewaan.Melamun lalu menangis. Menjerit, tapi tidak ada suara yang keluar. Masih terus berpikir, otakku kelelahan. Mencari jawaban dan pegangan. Tapi tidak ada. Lingkaranku kembali kosong. Dan sekarang rasa benci mulai ada..

Post Navigation

%d blogger menyukai ini: